Kamis, 07 Maret 2013

Cintanya dan Cintaku Kepadamu

Katanya, 
engkau adalah pria yang hangat, menyenangkan, disukai kawan, dan disegani lawan.

Katanya, 
ia tak pernah bisa melupakanmu, tak akan pernah. Jangankan melupakan hadirmu, sekedar berpisah dengan hal-hal yang berhubungan denganmu saja ia tak rela.

Lagi-lagi katanya, 
ia ingin selalu berada dalam hangatmu, meski hadirmu hanyalah ilusi, 
yang tak akan pernah tersentuh olehnya.

Semua yang ia katakan tentangmu, membuatku ingin menatapmu kembali. Mencari-cari dalam siluet hitam putihmu, apakah engkau memang layak dicintainya sedemikian. 
Ah, ternyata senyummu memang hangat.

Semua yang ia katakan tentangmu, membuatku ingin mengenangmu kembali. Mencoba mengorek kepingan memori yang tersisa, di kurun waktu yang tak seberapa lama bersamamu. Mencoba mencari jawab, mengapa ia begitu kukuh mempertahankanmu dalam hatinya. 
Ah, ternyata lakumu memang memancing rindu.

Malam ini, 
dalam sesak yang ia rasa, namamu kembali disebutnya. Berharap kau berada di sampingnya saat ini. Menemaninya dalam gersangnya jiwa.

Dan tahukah engkau
Ternyata aku pun memiliki rasa yang sama
rindu yang sama
Dan tahukah engkau
Ternyata engkau memang laki-laki yang pantas kami cintai
hingga akhir hayat kami
ayah.......

Pabuaran, 7 Maret 2012
Semoga Allah berikan untukmu sebaik-baik tempat di sisiNya
dalam rindu yang tak akan pernah berakhir

Tidak ada komentar:

Posting Komentar