Tuhan............
di antara rinduku pada hujan
di antara denting nada yang mengalun perih
ingin kusampaikan padaMu
tentang aku yang (mungkin) tak seperti yang Kau mau
Tentang aku yang belum sanggup mengerti
tentang aku yang tak juga memahami
bagaimana menjadi pakaian yang layak untuknya
Yang kumampu
di antara rinduku pada hujan
di antara denting nada yang mengalun perih
ingin kusampaikan padaMu
tentang aku yang (mungkin) tak seperti yang Kau mau
Tentang aku yang belum sanggup mengerti
tentang aku yang tak juga memahami
bagaimana menjadi pakaian yang layak untuknya
Yang kumampu
hanya tak pernah ada ingin
menjadikan selainnya sebagai pakaian bagiku
menjadikan selainnya sebagai pakaian bagiku
Tuhan............
diantara kerinduanku pada hujan
di antara denting nada yang mengalun perih
biar kusampaikan kepadaMu
Tentang ketidak berdayaanku di antara raga yang tak henti bergerak
Tentang kebisuanku di sela celoteh yang tak kunjung berhenti
tentang ringkih jasadku
yang tak seutuhnya memeluk hangat
Yang kumampu
hanya mengangkat sepuluh jariku kepadaMu
berharap Kau lindungi mereka
jiwa-jiwa bersih dalam raga yang rapuh
agar tetap berada dalam rengkuhMu
Tentang ketidak berdayaanku di antara raga yang tak henti bergerak
Tentang kebisuanku di sela celoteh yang tak kunjung berhenti
tentang ringkih jasadku
yang tak seutuhnya memeluk hangat
Yang kumampu
hanya mengangkat sepuluh jariku kepadaMu
berharap Kau lindungi mereka
jiwa-jiwa bersih dalam raga yang rapuh
agar tetap berada dalam rengkuhMu
Tuhan.........
dalam diamku menatap hujan
ingin kusampaikan kepadaMu
rindu jiwaku
bila
menjadi utuh
untuknya
untuk mereka
Tidak ada komentar:
Posting Komentar